Tampilkan postingan dengan label IT Management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT Management. Tampilkan semua postingan

Kamis, September 05, 2013

OSTicket solusi support ticket

Di suatu bagian yang menangani begitu banyak masalah, akan lebih baik kalau segala permasalahan di record, baik yang masuk melalui sumber informas external maupun internal. Dalam dunia Support setiap permasalahan biasanya di beri ID Ticket untuk kemudian di teruskan dan di selesaikan oleh orang yang berwenang.
Untuk mengatur alur informasi penanganan masalah tersebut ada satu software OpenSource yang gratis dan cukup bagus menurut saya yaitu OSTicket, saya pernah menggunakannya beberapa tahun yang lalu dan sekarang melihat versi terbaru-nya ternyata ada beberapa fitur tambahan yang cukup bagus untuk sebuah program support ticket gratis.

Apabila anda membutuhkan bantuan untuk melakukan implementasi software ini Contact : sales@latude-id.com

Selasa, September 03, 2013

Pentingnya mengelola file arsip penting

Ini adalah pengalaman pribadi, entah apakah anda termasuk orang yang sangat rapih dalam mengelola file atau mirip - mirip dengan saya yang suka menyimpan file - file lama sehingga membuat ketidak teraturan dimana - mana? :D
Pengelolaan file sangat penting di tengah derasnya arus data dan informasi, sebagian kita mungkin ada yang menyimpan potongan - potongan file / clip image / atau apapun bentuknya dari informasi yang di anggap penting saat itu namun sehari atau sejam kemudian bahkan sudah tidak penting lagi. Anda yang suka melakukan download - download software mungkin mengalami hal yang sama seperti saya, sebuah software di rasa bagus saat ini, kemudian di download dan di install, ke esokan hari mungkin sudah muncul versi terbaru dan menginstallnya kembali, dan kita lupa menghapus versi lama yang pernah kita download. Tentunya makin lama makin banyak file yang seharusnya kita hapus tidak kita hapus.
Hal seperti di atas buat saya terjadi untuk beberapa jenis file lainnya, hal ini tentunya makin lama akan membuat file - file tersebut menumpuk di komputer kita dan akan menyusahkan kita untuk mensortir mana yang benar - benar di perlukan dan perlu di arsip dan mana yang seharusnya di buang.
Berdasarkan kejadian tersebut menurut saya kita harus mulai memberikan perlakuan disiplin pada file - file kita, berlakukan kembali proses pengarsipan yang benar selainnya hal - hal seperti berikut yang mungkin bisa membantu sehingga file - file di komputer kita tidak seperti gudang yang bahkan untuk mencari kuncinya kita tidak tahu dimana letaknya :
  1. Apabila anda melakukan download / menyimpan potongan gambar / informasi yang anda anggap penting, segera lakukan proses pengarsipan / pengkategorian file tersebut kedalam sistem arsip yang mungkin sudah anda rancang, jangan menunda - nunda sehingga menumpuk sehingga membuat anda malas untuk mencari dan mungkin tidak tahu lagi file apa itu
  2. Siapkan folder TEMP = temporary di arsip dokumen anda untuk menampung file - file yang anda anggap hanya sesaat melintas dan boleh di hapus tanpa harus memilahnya lagi
  3. Jangan terlalu banyak menyimpan file - file "Dibuang sayang", percaya deh, sekali anda menyimpan file - file tersebut maka sebagian file - file akan memiliki tag "Dibuang sayang"
  4. Untuk file - file program utamanya yang memiliki Versi, jangan menyimpan versi - versi lama, terkecuali anda terlibat dalam project pembuatan program tersebut sehingga butuh menyimpan history-nya :D
  5. Jangan ragu - ragu "WIPED OUT", untuk file - file junk, sampah, 

Demikian, sedikit pengalaman tentang kemalasan mengelola file dengan baik mudah2an tidak terjadi kepada anda. Beberapa tahun ke depan sampah data mungkin akan menjadi masalah juga seperti halnya sampah fisik. Hati - hati mengelola file - file anda, buanglah sampah data anda pada tempatnya .

Senin, Januari 07, 2008

Pengganti MS Outlook di Linux / Windows

Butuh pengganti Outlook di Linux, sudah ada Evolution , namun bisakah Evolution jalan di Windows?... Kini bisa, temukan solusinya disini :
http://shellter.sourceforge.net/evolution/

Selasa, Desember 04, 2007

Net Identity Existence

Fenomena booming web - web perusahaan di Indonesia tampaknya telah usai, terbukti dengan banyaknya domain .co.id yang tidak di perpanjang oleh para pemiliknya, ini berarti mereka sudah tidak mengaktifkan alamat domain tersebut untuk digunakan oleh perusahaannya.

Ada dua kemungkinan yang melatar belakangi-nya , pertama adalah karena mungkin perusahaannya yang tidak membutuhkan domain tersebut baik untuk presentasi web ataupun alamat email perusahaan terlepas dari perusahaan tersebut bangkrut atau tidak yang kedua adalah karena kebutuhan untuk itu telah terpenuhi oleh layanan lain.
Dalam kasus yang pertama sebenarnya hal ini sangat di sayangkan karena dewasa ini corporate branding dengan alamat domain masih merupakan hal yang baik dilihat dari keberadaan internet yang masih terkesan ekslusif begitu halnya corporate branding dengan alamat domain akan memberi kesan eklusif pada perusahaan. Bandingkan apabila anda melihat alamat email karyawan suatu perushaan menggunakan @nama-perusahaan.co.id dengan alamat email yang gratis @yahoo.com misalnya.

Untuk kasus kedua, memang dewasa ini google.com dan yahoo.com adalah dua raksasa penyedia jasa email dan layanan web lainnya yang selainnya gratis juga sangat reliable, sehingga bahkan saya sendiri lebih mempercayai infrastruktur layanan mereka dibanding dengan layanan sejenis dari penyedia jasa di dalam negeri yang bahkan berbayar. Hal ini tentunya menjadi tantangan buat kita semua yang untuk lebih menjadikan infrastruktur internet kita lebih baik utamanya untuk mendukung Net Identity Existence yang menurut hemat saya adalah keberadaan identitas kita di dunia maya ( internet ) khusus korporasi hal ini bisa dipresentasikan dengan adanya alamat domain dengan nama perusahaannya.

Melihat sedikitnya perusahaan yang mengaktifkan kembali domain - domain .co.id nya di PANDI menjadi bukti bahwa memang kita masih belum terlalu "aware" dengan keberadaan identitas kita khususnya perusahaan - perusahaan di dunia internet. Padahal di era persaingan global internet adalah dunia tanpa batas yang akan menjadikan dunia semakin dekat satu sama lain, tentunya hal ini merupakan sesuatu yang akan membawa keuntungan yang sangat besar buat perusahaan dimana salah satu inti dari tumbuh pesatnya perusahaan adalah adanya networking, dan internet menjadikan networking semakin luas dan beragam. Dan untuk saling terkoneksi dalam "networking" internet ini Keberadaan Identitas adalah suatu yang mutlak. Seperti halnya di dunia nyata, Nama Perusahaan adalah sesuatu yang wajib ada untuk supaya perusahaan tersebut di kenal oleh orang lain.

Kamis, November 29, 2007

Unified Communications

Dewasa ini Microsoft sedang gencar mempromosikan suatu framework kolaborasi baru dalam komunikasi kerja yang mereka namakan Unified Communications. Unified Communications adalah penggabungan beragam cara komunikasi seperti suara, email, IM, A/V, confrencing hinggal fax dalam satu perangkat sentral.
Intinya menurut saya Unified Communications bukanlah suatu teknologi baru, melainkan suatu paragidma baru / cara baru dalam memanfaatkan tekonologi komunikasi supaya lebih terintegrasi sehingga di dapatkan efektifitas dan efisiensi dalam berbagai hal dalam lingkup pekerjaan yang terkait.

Adalah suatu hal yang menarik utamanya bagi perusahaan - perusahaan dimana dewasa ini teknologi komunikasi telah begitu maju sehingga tidak lah sulit untuk melakukan integrasi diantaranya. Dengan solusi konsep yang dibangun Microsoft, sebenarnya solusi ini pun bisa di implementasikan dengan menggunakan tools lain selainnya produk - produk yang ditawarkan Microsoft berkaitan dengannya. Linux misalnya dengan berbagai solusi groupware dan kolaborasi opensource sepertinya mampu untuk mengisi posisi Microsoft Exchange sebagai jembatan teknologi applikasi bagi interaksi dengan perangkat - perangkat keras lainnya.
Pada gilirannya pemanfaatan solusi opensource bagi solusi Unified Communications akan semakin memberikan efek efisiensi biaya yang lebih signifikan, selainnya keleluasaan dalam mengembangkan solusi ini kearah yang lebih baik.

Bagi Indonesia khususnya melihat kenyataaan bahwa masih banyak praktek monopoli di beberapa bagian penting layanan komunikasi, solusi Unified Communications yang memanfaatkan jaringan berbasis IP, seperti IP Telephony, Instant Messaging, Internet Confrence dan lain - lain, tentunya sedikit banyak akan mampu meningkatkan posisi tawar para pengguna layanan komunikasi khususnya di kalangan korporasi yaitu dengan menjadikan Unified Communications di tingkat korporat sebagai pesaing baru bagi para pemain layanan telekomunikasi, yang pada gilirannya akan membawa keuntungan buat konsumen korporat itu sendiri.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah sebagus apapun konsep teknologi, perlu implementasi dan implementasi membutuhkan selainnya para implementor terlatih diperlukan user - user yang akan menjalankan teknologi tersebut.
Yang menjadi masalah umum di Indonesia adalah "melek teknologi", Akankah nanti para karyawan di perusahaan yang memanfaatkan solusi Unified Communications ini mampu memanfaatkan solusi ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan dalam membangun solusi ini? atau hanya sekedar solusi komunikasi biasa tidak memberikan dampak apa - apa selainnya seperti mainan baru ?